Cokelat adalah
salah satu produk globalisasi yang telah berabad-abad mengisi keseharian
manusia, terutama di bidang kuliner. Dari semula tanaman kakao dibudidayakan
oleh masyarakat Indian kuno cokelat telah menjadi konsumsi sehari-hari
masyarakat Indian hingga kemudian cokelat dibawa masuk ke Benua Eropa oleh
penjelajah Spanyol bernama Hernando Cortez. Mulanya cokelat hanya dikonsumsi di
kalangan Raja dan para Bangsawan Spanyol, akan tetapi tidak lama kemudian
cokelat juga banyak digemari oleh masyarakat Eropa dan menyebar juga ke Benua
Amerika.
Perkembangan
pengolahan cokelat terutama didukung oleh era revolusi industri, salah satunya
adalah penemuan mesin press hidrolik yang mampu mengekstraksi biji kakao
menjadi aneka produk kokoa seperti kokoa bubuk, minyak kokoa, dsb yang kemudian
memungkinkan penggabungan produk-produk kokoa tersebut digabung dengan susu,
gula, dsb yang makin hari makin memperkaya rasa dari produk-produk cokelat
sebagai sebuah produk pangan yang disukai oleh masyarakat seluruh dunia. Hal
kedua yang sangat mendukung perkembangan produk cokelat adalah kegiatan maritim
yaitu penjelajahan laut, perdagangan, dan penjajahan negara dunia ketiga.
Negara-negara dunia ketiga antara lain yang tersebar di Benua Asia dan Afrika
hingga kini masih menjadi penghasil biji kakao terbanyak di seluruh dunia.
Semua kerterkaitan itu menciptakan saling ketergantungan antara negara dunia
ketiga sebagai penghasil biji kakao dan negara-negara barat sebagai
negara-negara penghasil cokelat dengan teknologi dan kualitas terbaik.
Kabar baik
untuk INDONESIA, negara kita tercinta adalah salah satu penghasil biji kakao
terbanyak di dunia dan masih memproduksi variant-variant unggulan. Selain itu
saat ini perkembangan pengolahan produk kokoa di Indonesia telah mampu
mendukung produksi cokelat dalam dan luar negeri. Hal ini terbukti dengan
adanya pabrik-pabrik pengolahan kokoa terbaik milik anak bangsa yang mampu
bersaing di pasar internasional dan juga menyokong produksi panganan cokelat skala
pabrik hingga rumahan. Dengan kreatifitas masyarakat Indonesia telah tercipta
pula aneka cara pengolahan seperti cokelat yang dibentuk sesuai keinginan
customer seperti misalnya DHESTCHZA Homemade Chocolates & Pralines, dan
adapula yang memilih mengkreasikan cokelat dengan aneka makanan tradisional
ataupun aneka minuman cokelat. Mari kita sambut MEA dengan semangat globalisasi
antara lain dengan mencintai cokelat. Apa kreasi cokelatmu untuk hari ini..?
Segera kontak DHESTCHZA untuk permintaan desain cokelat sesuai yang kamu pengen
yaa.. Salam Cokelat!!
Artikel ini disarikan dari M.A. Adisty
Budiutomo Halim S.Ip.,dalam Skripsi “Upaya
Industri Cokelat Indonesia Untuk Menjaga Eksistensinya Sebagai Bagian dari
Industri Cokelat Internasional”, Bandung (2012), Universitas Katolik
Parahyangan.
Penulis: Adisty Halim / Owner DHESTCHZA
Homemade Chocolates & Pralines, Bandung.)

No comments:
Post a Comment