Wednesday, June 3, 2015

Kisahku tentang Cokelat


Cokelat adalah salah satu produk globalisasi yang telah berabad-abad mengisi keseharian manusia, terutama di bidang kuliner. Dari semula tanaman kakao dibudidayakan oleh masyarakat Indian kuno cokelat telah menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat Indian hingga kemudian cokelat dibawa masuk ke Benua Eropa oleh penjelajah Spanyol bernama Hernando Cortez. Mulanya cokelat hanya dikonsumsi di kalangan Raja dan para Bangsawan Spanyol, akan tetapi tidak lama kemudian cokelat juga banyak digemari oleh masyarakat Eropa dan menyebar juga ke Benua Amerika.


Perkembangan pengolahan cokelat terutama didukung oleh era revolusi industri, salah satunya adalah penemuan mesin press hidrolik yang mampu mengekstraksi biji kakao menjadi aneka produk kokoa seperti kokoa bubuk, minyak kokoa, dsb yang kemudian memungkinkan penggabungan produk-produk kokoa tersebut digabung dengan susu, gula, dsb yang makin hari makin memperkaya rasa dari produk-produk cokelat sebagai sebuah produk pangan yang disukai oleh masyarakat seluruh dunia. Hal kedua yang sangat mendukung perkembangan produk cokelat adalah kegiatan maritim yaitu penjelajahan laut, perdagangan, dan penjajahan negara dunia ketiga. Negara-negara dunia ketiga antara lain yang tersebar di Benua Asia dan Afrika hingga kini masih menjadi penghasil biji kakao terbanyak di seluruh dunia. Semua kerterkaitan itu menciptakan saling ketergantungan antara negara dunia ketiga sebagai penghasil biji kakao dan negara-negara barat sebagai negara-negara penghasil cokelat dengan teknologi dan kualitas terbaik.


Kabar baik untuk INDONESIA, negara kita tercinta adalah salah satu penghasil biji kakao terbanyak di dunia dan masih memproduksi variant-variant unggulan. Selain itu saat ini perkembangan pengolahan produk kokoa di Indonesia telah mampu mendukung produksi cokelat dalam dan luar negeri. Hal ini terbukti dengan adanya pabrik-pabrik pengolahan kokoa terbaik milik anak bangsa yang mampu bersaing di pasar internasional dan juga menyokong produksi panganan cokelat skala pabrik hingga rumahan. Dengan kreatifitas masyarakat Indonesia telah tercipta pula aneka cara pengolahan seperti cokelat yang dibentuk sesuai keinginan customer seperti misalnya DHESTCHZA Homemade Chocolates & Pralines, dan adapula yang memilih mengkreasikan cokelat dengan aneka makanan tradisional ataupun aneka minuman cokelat. Mari kita sambut MEA dengan semangat globalisasi antara lain dengan mencintai cokelat. Apa kreasi cokelatmu untuk hari ini..? Segera kontak DHESTCHZA untuk permintaan desain cokelat sesuai yang kamu pengen yaa.. Salam Cokelat!!

Artikel ini disarikan dari M.A. Adisty Budiutomo Halim S.Ip.,dalam Skripsi  “Upaya Industri Cokelat Indonesia Untuk Menjaga Eksistensinya Sebagai Bagian dari Industri Cokelat Internasional”, Bandung (2012), Universitas Katolik Parahyangan.




Penulis: Adisty Halim / Owner DHESTCHZA Homemade Chocolates & Pralines, Bandung.)


No comments:

Post a Comment